Menu Close

Edukasi Pencegahan Risiko Jatuh

PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA PASIEN

Mengapa pencegahan risiko jatuh penting?

Pencegahan risiko jatuh yang dilakukan sesuai standar akan mendukung keselamatan pasien (pasient safety) yang merupakan hal terpenting dalam pemberian pelayanan kesehatan di rumah sakit. Rumah sakit sebagai institusi pemberi pelayanan kesehatan harus dapat menjamin pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien karena keselamatan pasien di sebuah rumah sakit merupakan bagian dari sistem rumah sakit untuk membuat asuhan pasien menjadi lebih aman. Sistem tersebut berkaitan dengan penanganan risiko pasien, melakukan idengtifikasi dan pengobatan  yang berhubungan dengan risiko pasien, memberikan laporan dan hasil analisis insiden atau kejadian yang terjadi, kemampuan untuk belajar dari insiden dan tindak lanjut yang dilakukan serta solusi yang diambil untuk mengurangi timbulnya risiko termasuk pencegahan untuk menghindari cidera yang timbul akibat dari kesalahan dalam mengambil suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya dilakukan (Permenkes RI No.11, 2017).

Faktor Risiko Jatuh

  Berhubungan dengan kondisi fisik (faktor intrinsik) Berhubungan dengan lingkungan (faktor ekstrinsik)
Dapat diantisipasi Riwayat pernah jatuhInkontinensia urin/sering buang air kecilStatus mental/gangguan kognitifMasalah keseimbangan/kekuatan mobilisasiUsia>65 tahunPenyakit kronis (diabetes, osteoporosis)Gangguan neurologis (stroke, Parkinson)Masalah penglihatan/pendengaranMasalah nutrisi Lingkungan (lantai basah, pencahayaan yang buruk, kabel/tali, benda-benda di lantai)Alas kaki yang tidak nyamanRoda pada tempat tidur atau kursi yang tidak terkunciDudukan toilet yang terlalu rendahPosisi tempat tidur terlalu tinggi
Tidak dapat diantisipasi KejangAritmia (gejala gangguan irama jantung)Syncope (pingsan)Drop attack (tiba-tiba terjatuh, tanpa ada penurunan kesadaran) Reaksi terhadap efek samping/alergi obat

Siapa yang berisiko jatuh?

  1. Lansia
  2. Anak-anak
  3. Disabilitas
  4. Ibu hamil
  5. Orang dengan riwayat jatuh
  6. Orang yang menggunakan alat bantu berjalan tongkat, walker, dll
  7. Orang yang menderita penyakit (stroke, jantung, kejang, pusing/vertigo, gangguan mental, gangguan penglihatan)
  8. Orang dengan penurunan kesadaran

Pasien dengan Risiko Jatuh Tinggi

  • Pasien akan memperoleh tanda risiko jatuh warna kuning pada gelang identitas pasien
  • Pasien akan memperoleh tanda risiko jatuh (segitiga) ditempat tidur
  • Pasien harus selalu didampingi oleh keluarga

Apa yang dilakukan bila pasien jatuh?

  1. Jangan langsung menarik ataupun membangunkan pasien dari posisi jatuh
  2. Tenangan diri anda dan pasien
  3. Panggil bantuan
  4. Periksa adanya cedera, bila ada cedera biarkan pasien pada posisi saat terjatuh, berikan bantal agar pasien merasa lebih nyaman

Bagaimana mencegah jatuh?

  1. Kenali lingkungan sekitar pasien
  2. Dekatkan alat yang dibutuhkan pasien seperti walkers/tongkat
  3. Pastikan pakaian/celana panjang/sarung pasien diatas mata kaki
  4. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin
  5. Pastikan lantai kering dan tidak licin
  6. Pastikan pencahayaan ruangan cukup (disesuaikan kebutuhan pasien)
  7. Pastikan tempat tidur dalam posisi rendah dan roda tempat tidur dalam posisi terkunci
  8. Pastikan penghalang atau pengaman sisi tempat tidur terpasang
  9. Hubungi petugas saat membutuhkan bantuan

Referensi:

Berita Lain

Pendaftaran Via Whatsapp