Jumat, 8 Maret 2024, Protokol dan Komunikasi Pimpinan bekerjasama dengan RSUD Sleman melaksanakan publikasi dan diseminasi informasi melalui televisi pada program "Angkringan" di TVRI Yogyakarta. Tema yang diambil adalah "Lawan Kanker dengan 'MARKISA' - Mari Periksa Kanker Serviks dan Payudara". Perekaman ini dilakukan di Studio 1 TVRI Yogyakarta dengan tiga narasumber, yaitu Bupati Sleman - Dra. Kustini Sri Purnomo, Direktur RSUD Sleman - dr. Novita Krisnaeni, M.P.H., dan Dokter Bedah Onkologi RSUD Sleman - dr. Helmanu Kurniadi, Sp.B.Subsp.ONK(K).
Bupati Sleman, Dra. Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa angka kejadian kanker di Sleman paling banyak adalah kanker payudara dan kanker serviks. Untuk pencegahan kanker payudara di Kabupaten Sleman melakukan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dengan metode SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dan dilanjutkan dengan SADANIS (Deteksi Payudara Klinis). Peningkatan kesadaran tentang bahaya kanker serviks (leher rahim) Kabupaten Sleman memberdayakan ibu-ibu kader kesehatan hingga di level PKK untuk memberi pengetahuan bagi ibu-ibu di wilayahnya untuk melakukan pap smear dan IVA Test, khususnya bagi yang sudah berkeluarga. Pemerintah Kabupaten Sleman juga memberikan langkah preventif sejak dini untuk siswa SD kelas 5 dan 6 dengan memberikan vaksin HPV sebagai penangkal virus penyebab kanker serviks. Cakupan pemberian vaksin tersebut sudah mencapai 98,5 - 99%.
Direktur RSUD Sleman - dr. Novita Krisnaeni, M.P.H. menyampaikan bahwa sekarang RSUD Sleman sudah berkembang pesat, dengan alat-alat yang canggih bisa melayani pemeriksaan deteksi kanker payudara dan kanker seviks. RSUD Sleman mempunyai Mammografi yang khusus untuk mendeteksi kelainan pada payudara. Tidak hanya itu, RSUD Sleman juga memiliki Rontgen, CT Scan Breast, dan MRI Breast sebagai pendukung deteksi berbagai kelainan pada payudara. Peralatan laboratorium juga sudah lengkap, yang sangat menunjang pemeriksaan pap smear dan deteksi kanker serviks.
Dokter Helmanu Kurniadi, Sp.B.Subsp.ONK(K)., menyampaikan bahwa kanker penyakit menular adalah mitos. Vonis kanker bukan berarti vonis mati. Sebagai dokter subspesialis bedah kanker, beliau menerangkan bahwa penanganan penyakit kanker, yaitu dengan dibersihkan dan diangkat penyakit hingga akarnya kemudian dilanjutkan dengan pengobatan untuk benar-benar membersihkan penyakitnya sehingga tidak berkembang kembali. Salah satu keunggulan RSUD Sleman dalam penanganan kanker, yaitu mempunyai alat frozen section yaitu alat yang dapat menegakkan diagnosis secara cepat pada sayatan operasi apakah sudah bebas tumor atau belum bebas tumor. Alat frozen section hanya dimiliki di RSUD Sleman dan RSUP Sardjito.
Acara program "Angkringan" juga diwarnai dengan tingkah lucu para talent, seperti Pak Dukuh Toro, Dalijo, Trinil, Sothil, dan lainnya. Dalijo dan talent lainnya membawakan cerita humor tentang kanker payudara. Rekaman "Angkringan" ini akan tayang pada 17 Maret 2024 pada pukul 15.00-16.00 WIB. (Humas RSUD Sleman)