Sleman
– Senin, 17 Oktober 2022 di Pronojiwo Lantai 5 GPT RSUD Sleman, dilaksanakan
Seleksi Penentuan Perawat Penanggung Jawab Asuhan (PPJA) RSUD Sleman. Tujuan
diadakan seleksi adalah terpilihnya Perawat Penanggung Jawab Asuhan yang
kompeten sesuai dengan kriteria.
Peserta
seleksi bakal calon Perawat Penanggung Jawab Asuhan sejumlah 64 orang terbagi
menjadi 15 kelompok. Perawat yang sudah mengikuti seleksi kepala ruang
mendapatkan kesempatan untuk seleksi menjadi PPJA. Pelaksanaan seleksi dilaksanakan
selama dua hari (17 s.d 18 Oktober 2022) dari pukul 08.00 WIB s.d 14.30 WIB.
Hari Pertama adalah Uji wawancara kelompok 1 hingga kelompok 8 sedangkan hari
kedua uji wawancara kelompok 9 hingga kelompok 15. Peserta akan diuji oleh tim
penguji diantaranya Hendra Ari Wibawa, S.Kep,Ns, Ristiana Susanti, SST, Tri
Windiarti, S.Kep,Ns, Anovi Akrodana, S.Kep, Ns, Nina Rusdiarti, SST, dan Bekti
Listiandari, SST.
Seleksi
hari pertama dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari ketua yaitu drg.
Nurhastiani, Sp.KGA. dalam sambutan beliau berharap seleksi ini dapat berjalan
dengan lancar dan mendapatkan hasil yang baik. Setelah itu, dilanjutkan dengan
sambutan dari Direktur RSUD Sleman dr. Novita Krisnaeni, M.P.H sekaligus
pembukaan seleksi PPJA. Sambutan beliau mengatakan bahwa para peserta dapat
menjalankan ketugasannya dengan baik dan ikut mendukung pelayanan di RSUD
Sleman serta siap ditempatkan dimana saja. Ratih Pramudyaningrum, S.Kep, Ns,
M.Kep. sebagai koordinator Seleksi PPJA
menjelaskan dan memberikan kepada para peserta seleksi bakal calon PPJA terkait
alur dan tahapan yang akan dilalui peserta seleksi. Proses seleksi berjalan
lancar dan tertib.
Perawat
penanggung jawab pasien (PPJA) adalah profesional pemberi asuhan (PPA) yang
secara langsung memberikan asuhan kepada pasien dan keluarga secara
terintegrasi melalui tugas mandiri, kolaborasi dan delegatif. Perawat penanggung
jawab asuhan (PPJA) mempunyai peranan penting menjaga keselamatan pasien dengan
memberikan layanan asuhan yang berkualitas dengan melibatkan professional lain.
Selain itu salah satu kompetensi perawat penangung jawab asuhan (PPJA) adalah
harus mampu menerapkan manajemen asuhan terintegrasi melalui hubungan
interpersonal dengan kedekatan proses mengajar antar teman sejawat, profesi
lain maupun pasien sebagai formula yang tepat untuk meningkatkan hasil yang
baik. Pelayanan yang berpusat kepada pasien merupakan inti dari mutu pelayanan
kesehatan di rumah sakit. Perawat memiliki peran penting dalam menjaga mutu
kualitas asuhan pelayanan bagi pasien. Perawat Penanggung Jawab Asuhan (PPJA) harus
memiliki kompetensi yang unggul agar dapat memberikan asuhan terbaik selama 24
jam bagi pasien.
(Humas
RSUD Sleman)