Hamil Aman dan Nyaman di Masa Pandemi Covid-19


ARTIKEL
Rabu, 22 Juni 2022
520
Hamil Aman dan Nyaman di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Sakinatunisa, S.Tr.Keb

    Kehamilan merupakan sebuah anugerah yang sangat dinantikan oleh pasangan suami istri. Namun pada masa pandemi covid-19 yang belum sepenuhnya selesai seperti saat ini, kehamilan juga akan membuat para ibu semakin cemas mengingat risiko paparan virus covid yang masih terus ada. Adanya kebijakan lock down atau PPKM dan WFH bagi karyawan beberapa waktu yang lalu, ternyata membawa efek yang cukup signifikan dimana angka kehamilan meningkat, termasuk kehamilan yang tidak direncanakan. Hal ini tentunya semakin membuat ibu hamil cemas dan tidak dapat menjalani kehamilan dengan nyaman. Kehamilan yang dijalani dengan aman tentunya akan terjaga kesehatan ibu dan janin, termasuk terhindar dari risiko paparan virus covid-19. Selain itu, kondisi psikologis dan kesiapan ibu hamil dalam menjalani kehamilan juga sangat penting untuk diperhatikan agar kehamilan dapat dijalani dengan nyaman. 

Mitra Sehat, untuk menjaga agar kehamilan di masa pandemi dapat dijalani dengan aman dan nyaman. Ada beberapa tips yang dapat ibu hamil lakukan:

1.    Syukuri kehamilan ibu sebagai anugerah dan rizki dari Tuhan

Walaupun beberapa diantaranya merupakan kehamilan yang tidak direncanakan, jika ibu hamil dan suami serta keluarga dapat menerima dengan ikhlas dan penuh rasa syukur tentunya akan menurunkan kecemasan dan kekhawatiran terhadap kehamilan serta meningkatkan perhatian (sense of caring) terhadap janinnya. Dukungan dan perhatian suami akan sangat penting bagi ibu hamil agar dapat menerima kehamilannya dengan penerimaan positif.

2.    Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin

Ibu hamil tetap disarankan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai standar, minimal 8 kali selama kehamilan. Pemeriksaan pada awal kehamilan sangat penting dilakukan untuk melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko ibu hamil. Pada masa pandemi saat ini, pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan secara tatap muka maupun melalui telemedicine. Pada kondisi kehamilan yang normal, dan diizinkan untuk telemedicine, mitra sehat dapat memanfaatkan layanan Talen (konsultasi online) yang ada di RSUD Sleman. Namun pada kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan fisik oleh tenaga kesehatan, ibu hamil harus memeriksaan kehamilannya secara tatap muka.

3.    Jaga asupan nutrisi dan pola istirahat

Nutrisi yang dibutuhkan untuk ibu hamil meningkat sekitar 300 kalori dan harus dipenuhi dengan gizi seimbang. Hindari makan makanan dari luar, terutama makanan cepat saji. Jauh lebih baik makan makanan segar yang dimasak sendiri untuk menjamin keamanan makanan, terlebih di tengah masa pandemi. Asupan cairan juga harus dipenuhi yaitu sekitar 2,5 L per hari (8-10 gelas). Sementara pola istirahat pada ibu hamil juga harus dipenuhi dengan istirahat yang berkualitas untuk menjaga imunitas tubuh dan menghindari kelelahan. Selain itu, di masa pandemi ibu hamil jangan terlalu menghabiskan waktu dengan gadget atau main medsos (media sosial) hingga sampai begadang dan kurang istirahat.

4.    Tetap melakukan aktivitas fisik ringan untuk memperlancar sirkulasi darah

Aktivitas fisik ringan yang disarankan adalah sesuai dengan usia kehamilan. Kegiatan senam hamil, yoga, dan olahraga bagi ibu hamil paling aman dilakukan setelah memasuki trimester 2. Pada masa pandemi saat ini, ibu hamil dapat mengikuti kegiatan senam hamil secara virtual. Ibu hamil juga diperbolehkan untuk berjemur di pagi hari untuk mendapatkan asupan vitamin D.

5.    Disiplin protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah

Protokol kesehatan (prokes) dengan 5 M adalah kunci dalam pencegahan penularan covid-19. Protokol kesehatan meliputi menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Ibu hamil disarankan untuk sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah, jika memang tidak diperlukan. Dalam kondisi tertentu dimana ibu hamil diharuskan untuk beraktivitas di luar (bekerja, belanja kebutuhan harian, pemeriksaan kehamilan) pastikan kondisi ibu sedang fit dan tetap disiplin prokes. Himbauan disiplin prokes ini tentunya juga berlaku untuk seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah dengan ibu hamil, dengan harapan saling menjaga dari paparan virus covid-19.

6.    Segera lakukan vaksinasi

Bagi ibu hamil dengan usia kehamilan 13-33 minggu, disarankan untuk segera mendapatkan vaksin covid guna meningkatkan imunitas tubuh terhadap paparan virus covid. Vaksinasi covid bagi ibu hamil terbukti aman dan minim efek samping. Namun pada kondisi tertentu dimana ibu hamil mempunyai penyakit penyerta/komorbid, diharuskan untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan untuk menentukan kelayakan mengikuti vaksin atau tidak.

7.    Jika ibu hamil terpapar covid, jangan panik

Segera hubungi fasilitas kesehatan setempat (puskesmas, bidan atau dokter) untuk melaporkan kondisi ibu hamil serta melakukan penilaian tingkat gejala yang dialami. Jika ada gejala, ikuti saran terapi pengobatan dari dokter yang merawat dan jangan mengkonsumsi obat secara bebas. Ibu hamil yang terpapar covid dapat menjalankan isolasi mandiri, isolasi terpusat maupun perawatan di RS, semua tergantung tingkat keparahan yang dialami.

    Demikian Mitra Sehat, selamat menjalani kehamilan di masa pandemi ini, semoga semua diberi kesehatan serta kemudahan dalam menjalani semua prosesnya. Juga untuk yang sedang berikhtiar hamil, semoga dimudahkan, dan mendapatkan kehamilan yang sehat, persalinan yang lancar selamat. Aamiin…

(editor : Humas RSUD Sleman)

 


 

 


Share