Oleh : Oki
Fetaliawati, S.Farm., Apt.
Setiap ibu pasca melahirkan
pasti menginginkan yang terbaik untuk bayinya. Salah satu hal terbaik yang
dapat dilakukan ibu adalah memberikan ASI kepada bayi sejak lahir. ASI atau air
susu ibu merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi. Bayi yang diberi ASI
memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dibanding bayi yang tidak diberi ASI.
Permasalahan yang sering
kali muncul adalah kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Kurangnya produksi
ASI dapat menyebabkan bayi tidak mendapat ASI sesuai kebutuhannya, sehingga
nutrisi yang diterima bayi kurang. Agar produksi ASI mencukupi kebutuhan, ibu
harus mengkonsumsi nutrisi yang cukup. Selain itu, bisa juga ditambah dengan mengkonsumi obat atau suplemen
herbal. Jintan hitam adalah salah satu herbal yang bisa digunakan. Jintan hitam
memiliki nama latin Nigella sativa
atau sering juga disebut habbatus sauda. Jintan hitam mengandung minyak atsiri dengan
berbagai macam jenis dan kegunaan. Salah satunya adalah anethole, yang
berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI.
Penelitian yang dilakukan di
Yogyakarta menunjukkan bahwa pemberian jintan hitam pada ibu melahirkan sesar dapat
meningkatkan kadar hormon produksi ASI. Hormon produksi ASI yang meningkat
adalah prolaktin dan oksitosin. Selain itu, review
beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jintan hitam memiliki efek
galactagogue yang ditunjukkan oleh tingkat prolaktin, perubahan jaringan
payudara, komposisi ASI dan produksi ASI. Galactagogue biasa juga disebut
dengan pemacu ASI atau lactation inducer/
milk booster.
Dengan adanya beberapa penelitian yang menunjukkan manfaat jintan hitam untuk meningkatkan produksi ASI, maka jintan hitam menjadi salah satu herbal yang dapat dipilih untuk meningkatkan produksi ASI. Jintan hitam biasanya dijual dalam bentuk kapsul serbuk, kapsul minyak atau minyak yang mudah didapatkan. Lantas bagimana dengan dosis penggunannya? Minyak jintan hitam paling sering digunakan oleh orang dewasa dalam dosis 1-2,5 gram setiap hari sedangkan serbuk jintan hitam paling sering digunakan dalam dosis 1-2 gram setiap hari. Ada baiknya untuk kondisi tertentu dosis penggunaan dapat ditanyakan kepada apoteker di fasilitas kesehatan.
Sumber :
Susilani AT.,
dan Kurniawan H., 2016, Pemberian Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Peningkatan Kadar Hormon Produksi ASI
(Prolaktin Dan Oksitosin) serta Jumlah Neutrofil Neonatus dari Ibu Post Seksio
Sesaria di Yogyakarta, Jurnal Permata
Indonesia, 7(2), 1-14. Diakses
21 Agustus 2022 pada Portal Jurnal Permata Indonesia.
WebMD, 2022, Black Seed - Uses, Side Effects, and More. Diakses
21 Agustus 2022, dari
https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-901/black-seed.
Zakaria, R., dan
Astuti, SCD., 2022, The Effect of Black Cumin (Nigella sativa) on Breastfeeding Mothers, Jurnal Info Kesehatan, 20(1), 29-40. Diakses 21 Agustus 2022 pada
Jurnal Info Kesehatan Poltekes Kupang.
Zulkefli, AF.,
Ruszymah, dan Hamid, AA., 2020, Nigella
sativa as a Galactagogue: A Systematic Review, Sains Malaysiana, 49(7), 1719-1727. Diakses 21 Agustus 2022 pada
UKM Journal Article Repository.