Sinergi dalam Peningkatan Tata Kelola Rumah Sakit


BERITA
Kamis, 07 November 2024
216
Sinergi dalam Peningkatan Tata Kelola Rumah Sakit
RSUD dr. Abdul Aziz Kota Singkawang Kunjungi RSUD Sleman

Sleman — 6 November 2024 RSUD dr. Abdul Aziz Kota Singkawang melaksanakan kunjungan kaji banding ke RSUD Sleman. Kunjungan merupakan langkah RSUD dr. Abdul Aziz dalam upaya meningkatkan tata kelola dan struktur organisasi, guna menjawab tuntutan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Mengusung agenda Evaluasi Kelembagaan, kunjungan ini diharapkan menjadi fondasi bagi RSUD dr. Abdul Aziz untuk membangun struktur dan proses organisasi yang lebih selaras dengan tantangan strategis ke depan. Diwakili oleh Wintarti, S.Km, Ketua Tim Kerja Substansi Umum dan Tata Kelola, Ritasari, S.Akun, Ketua Tim Kerja Keuangan, dan Ali Wardhana, Ketua Tim Kerja Aset dan Perlengkapan.

Dalam kunjungan ini, RSUD dr. Abdul Aziz menggali pengetahuan tentang tata kelola RSU Tipe B Pendidikan, dengan fokus materi pada beberapa aspek penting, yaitu Penyusunan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Rumah Sakit untuk memastikan efisiensi operasional dan pelayanan yang optimal, Penyusunan Peraturan Kepala Daerah tentang Pola Tata Kelola BLUD dan Hospital By Laws (HBL), yang akan menjadi pedoman hukum bagi pengelolaan rumah sakit, Pedoman Remunerasi Jasa Pelayanan yang mengatur penghargaan dan insentif bagi para tenaga medis sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka, dan Penyusunan Susunan Dewan Pengawas Rumah Sakit yang mendukung penerapan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD, menambah akuntabilitas dalam pengelolaan rumah sakit.

RSUD Sleman sebagai tuan rumah menyambut hangat kunjungan ini. Wakil Direktur Pelayanan, dr. Chlis Noor Mutaslimah, MPH, Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan, dr. Patimah Hariyati, dan beberapa jajaran manajemen turut hadir dan berbagi pengalaman serta pengetahuan berharga tentang tata kelola rumah sakit.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terbentuk sinergi yang kuat antara kedua rumah sakit. Langkah ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi kedua rumah sakit, tetapi juga menjadi inspirasi bagi institusi kesehatan lainnya untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia. (Humas RSUD Sleman)

Share