Halo, Mitra Sehat!
Pekan Imunisasi Dunia yang diperingati pada minggu terakhir April, mengusung tema “The Big Catch-Up”, saat ini sedang berlangsung. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO bekerja sama dengan negara-negara anggota agar lebih banyak anak, orang dewasa, dan masyarakat terlindung dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sehingga memungkinkan masyarakat hidup lebih bahagia dan lebih sehat.
Kementerian Kesehatan RI pada tanggal 18 Maret 2024 yang lalu, telah mengadakan acara temu media dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia 2024 dengan tema "Imunisasi Lengkap, Indonesia Kuat". Pemerintah RI telah mengeluarkan peraturan yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menyatakan pentingnya imunisasi untuk bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, tertuang pada pasal 44 ayat 2 dan 3, pasal 86 ayat 1, dan pasal 89 ayat 1. Kementerian Kesehatan RI telah menambah jenis vaksin untuk imunisasi anak dari 11 jenis menjadi 14 jenis antigen. Tiga tambahan jenis vaksin, yaitu : Human Papillomavirus Vaccine (HPV) untuk kanker, Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) untuk pneumonia, dan Rotavirus Vaccine (RV) untuk diare.
Sehingga jenis vaksin yang seharusnya didapatkan anak meliputi :
- Bacillus Calmette-Guerin (BCG) untuk penyakit tuberkulosis (TB)
- DPT-HB-Hib untuk penyakit difteri, tetanus, dan pertusis (batuk rejan), hepatitis B, dan infeksi Haemophilus influenzae tipe b.
- Hepatitis B untuk penyakit hepatitis B
- MMR untuk campak, rubella, dan penyakit gondongan
- MR untuk campak dan rubella
- OPV (vaksin polio tetes) untuk polio
- IPV dan IPV 2 (vaksin polio suntik) untuk polio
- TT untuk penyakit tetanus
- DT untuk penyakit difteri dan tetanus
- TD untuk penyakit difteri dan tetanus
- Japanese Encephalitis (JE) untuk penyakit radang otak
- HPV untuk kanker leher rahim
- PCV untuk pneumonia
- Rotavirus untuk diare.
Mengingat pentingnya vaksinasi, Mitra Sehat yang saat ini sudah menjadi orangtua dan memiliki anak usia sekolah, perlu untuk memahami jadwal imunisasi. Nah, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Mencari Tahu Jenis Imunisasi. Imunisasi anak akan diberikan sesuai dengan umur anak, untuk itu orangtua harus tahu tabel rekomendasi imunisasi sesuai dengan usia anak. Mitra Sehat bisa menggunakan sumber rekomendasi dari Buku KIA (Buku Pink), Website Kementerian Kesehatan RI, ataupun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
- Buat Pengingat di Ponsel. Setelah Mitra Sehat tahu jenis imunisasi dan kapan pemberiannya untuk anak, maka selanjutnya manfaatkan fitur ponsel untuk pengingat, contohnya dengan aplikasi kalender, agenda, dsb.
- Perhatikan Jadwal Imunisasi. Mitra Sehat perlu memperhatikan catatan khusus tentang semua perkembangan atau kebutuhan si kecil, terutama jika jenis imunisasi perlu lanjutan ataupun booster. Tenaga Kesehatan atau dokter biasanya akan mencatatkan riwayat imunisasi dan jadwal imunisasi selanjutnya pada Buku KIA, namun demikian bagi yang tidak memiliki buku tersebut, ada baiknya membuat catatan sendiri.
- Ingat Tanggal Lahir Anak. Cara mudah lainnya adalah dengan mengingat tanggal lahir anak. Jadwal vaksinasi anak berpedoman pada tanggal lahir dan usia anak setiap bulan/tahun. Mitra Sehat yang sering lupa, boleh nih membuat perayaan kecil-kecilan untuk anak di tiap kelipatan hari, bulan, maupun tahun lahirnya. Selain berguna untuk mendekatkan ikatan orangtua anak, berguna juga untuk mengingat tanggal imunisasi.
Ada kabar baiknya juga untuk Mitra Sehat!
RSUD Sleman telah menyediakan imunisasi HPV untuk dewasa yang bisa didapatkan di Klinik Vaksinasi RSUD Sleman, Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dosis dan waktu vaksinasi, dapat menghubungi WA 08156300300.
Referensi
"Daftar 14 Jenis Vaksin untuk Imunisasi Rutin Anak 2024, Gratis!" https://www.kompas.com/tren/read/2024/02/09/101500865/daftar-14-jenis-vaksin-untuk-imunisasi-rutin-anak-2024-gratis-.
Tips agar tidak lupa dan terlambat jadwal vaksinasi anak
Anak Terlambat Imunisasi? Ini yang Harus Dilakukan Orangtua (hellosehat.com)